by

Putus Cinta, Gadis Belia di Solsel Ini Rencanakan Bunuh Diri

Halosumbar.com – Putus cinta, gadis belia di Solok Selatan (Solsel) ini rencanakan bunuh diri. Nasib mujur Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Solok Selatan (Solsel), berhasil menggagalkan upaya percobaan bunuh diri yang dilakukan di Jembatan Bangun Rejo, Kecamatan Sangir, Jumat, (4/5) sekira pukul 12.30 WIB.

Perempuan muda yang baru bekerja di Solsel selama satu bulan ini sempat membuat warga kenagarian Lubuk Gadang dan para pengguna jalan lintas Bangun Rejo jadi buncah. Pasalnya, wanita berparas cantik ini dikhawatirkan warga akan berbuat nekat sebab diketahui saat berada duduk di besi penyangga jembatan pada siang itu sendirian.

Terlebih lagi, dari gelagatnya dicurigai dan terlihat seperti mengambil ancang-ancang untuk terjun ke sungai yang memiliki ketinggian sekitar 35 meter.

“Warga melihat dia berjalan mondar mandir dibesi penyangga jembatan tersebut dengan pandangan kosong,” kata Yulison, salah seorang warga Yulison.

Melihat kondisi itu, sejumlah warga lainnya lantas memberitahukan kejadian itu kepada petugas Satlantas yang kebetulan melintasi jalan tersebut. Personel Satlantas Polres Solsel di bawah pimpinan Kasat Lantas, AKP Mazwanda langsung mendatangi lokasi.

“Di lokasi kita bersama anggota berusaha membujuk Reksi atau gadis muda ini untuk segera naik. Dan memintak untuk mengurungkan niatnya terjun ke sungai,” kata AKP Mazwanda.

Belakangan diketahui, wanita muda itu bernama Reksi Angraini (20) pekerja cafe warga, Tanjung Batu, Teluk Kuantan, Riau. Reksi berhasil diselamatkan. Kendali aku Kasat, dia sempat meronta dan tidak mau diajak naik ke jalan.

“Setelah kami tanyai, motif upaya percobaan bunuh diri ini dia lakukan dilatar belakangi persoalan percintaan. Dari keterangannya, dirinya baru saja diputuskan cintanya oleh pacarnya,” jelasnya.

Diketahui sebelumnya, Reksi bersama pacarnya tengah makan siang di objek wisata Puncak Bangun Rejo (BRJ) nagari Lubuk Gadang Selatan, yang tidak jauh dari lokasi dia ditemukan. Saat makan siang itulah terjadi pertengkaran antara dua sejoli ini.

Sesaat setelah itu, Reksi berpamitan untuk buang air kecil dan melanjutkan perjalanannya ke jembatan itu. Berdasarkan pengakuan Reksi, saat dia berjalan ke jembatan itu dia mengaku seolah diajak oleh sang mendiang ayahnya yang telah lama meninggal.

“Menurut penuturannya, ayahnya yang mengajak ke jembatan itu. Sementara, ayahnya telah meninggal beberapa tahun lalu. Bisa jadi, itu merupakan alusinasi dia saja. Karena, saat itu dia dalam kondisi kalut,” katanya.

Saat ini Reksi telah diantarakan ke rumahnya kembali. Namun, sebelumnya telah diberikan pembinaan dan penjelasan atas tindakan yang akan dia lakukan. Karena, atas tindakannya itu hampir saja menghilangkan nyawanya.

“Kondisinya saat ini juga telah diberitahukan kepada pemilik cafe tempat dia bekerja agar bisa memonitoring keberadaan Reksi ini. Agar kejadian seperti ini tak terulang kembali,” pungkasnya.(HS/Oh)

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Comments

0 comments

News Feed