Opini

Profesi Penjaga Karcis, Terancam Punah Oleh E-Money dan E-Toll

“Sejak diberlakukan e-money dan e-toll tanggal 31 Oktober 2017 untuk membayar tiket atau karcis kereta commuter line, bis Trans Jakarta, dan pembayaran tol dibeberapa lokasi di kota Jakarta, nyaris mengancam profesi penjaga karcis.”

HaloSumbar.Com,–Di pintu tol, jelang memasuki bandara Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta supir angkutan online mengoceh setelah menggesekan kartu tol yang ia pegang tidak berfungsi karena saldo tidak cukup.

Lalu, dia meminta bantuan petugas penjaga pintu tol, ” mohon bantu pak, saldo saya habis, belum sempat mengisi,” pintanya sambil mengeluarkan uang Rp.10.000,-

Setelah dibantu menggesekan kartu milik penjaga tol , seketika portal penghalang terbuka, dan mobil yang ditumpangi melaju kencang menuju bandara.

“Aturannya mas, tidak boleh dibantu oleh petugas, tapi gimana lagi saya tidak menyangka saldo saya habis,” keluh sang supir.

Kartu yang dimaksud bernama e-money atau e-toll merupakan uang digital non tunai atau pra bayar, digagas oleh Bank Indonesia, dan beberapa Bank telah mengeluarkan produk tersebut, sedangkan isi ulang kartu juga dapat dibeli di toko swalayan yang ada akhiran ‘mart’.

Sejak diberlakukan tanggal 31 Oktober 2017 pembayaran uang digital untuk membayar tiket atau karcis kereta Commuter Line, bis TransJakarta, dan pembayaran tol di beberapa lokasi di kota Jakarta, nyaris mengancam profesi penjaga karcis.

Menurut supir, ” sudah banyak penjaga pintu tol yang dirumahkan mas. Sejak uang digital pra bayar ini diberlakukan,” tambahnya.

Mesin Check-in Terminal 3, Bandara Soekarno- Hatta

Mesin check-in Terminal 3, Bandara Soekarno- Hatta (Photo : Fanalton Rifudet)

Di ruangan check-in Terminal 3 Bandara Soekarno – Hatta, penulis juga menemukan hal serupa meski sedikit alurnya beda. Yakni, calon penumpang bisa melakukan check-in secara mandiri layaknya seperti mesin ATM Bank.

Baca juga :  Ramadhan Meningkatkan Potensi Umat Untuk Kejayaan (Bagian 2)

Calon penumpang cukup menginput nomor booking tiket, dan calon penumpang disuguhkan pada pilihan dimana tempat duduk yang diinginkan dan silahkan sentuh nomor ‘seat’ yang masih kosong.

Kemudian akan keluar selembar kertas kecil sebagai bukti bahwa calon penumpang telah melakukan ‘check-in.’

Perihal demikian tidak tertutup kemungkinan akan merambah ke Sumatera Barat. Meski saat ini masih melakukan transaksi manual dan masih membutuhkan penjaga karcis.

Berjalannya waktu, senantiasa penjaga karcis mungkin akan punah oleh kemajuan teknologi. Perusahaan mulai melakukan efisiensi dengan menggunakan teknologi sebagai pengganti tenaga manusia.(Fanalton Ripudet/Photo : E-Money di gerbang tol/ ANTARA/Widodo S. Jusuf)

HaloSumbar.com merupakan media online asal Sumatra Barat yang menyuguhkan informasi update dan berimbang dengan tagline Lugas Menginspirasi. Dipublikasikan oleh PT. Halo Kreatif Mandiri

Copyright © 2018 PT. Halo Kreatif Mandiri.

To Top