Peristiwa

Penyelundupan Ganja 35 Kg Digagalkan Polres Bukitinggi

HaloSumbar.com, — Tiga bulan mengumpulkan informasi di lapangan, jajaran kepolisian resor (Polres) Bukittinggi berhasil mengungkap kepemilikan 35 kilogram ganja di Jorong Jambak, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam. Tersangka RK diciduk polisi dalam Operasi Antik 2018 yang berlangsung dari tanggal 13 -27 Februari.

“Ini adalah temuan yang agak spektakuler menurut saya, tahun lalu kami berhasil mengungkap paket besar 20 kilo, kali ini lebih besar lagi,” ujar Kapolres Bukittinggi, AKBP Arly Jembar Jumhana saat jumpa pers, Kamis (1/3).

Tiga bulan informasi dikumpulkan, lanjut Kapolres, berdasarkan hasil informasi masyarakat, dari semua penyelidikan mengerucut kepada satu orang dengan inisial RK.

“Tim kami turun semua, diketahui tersangka sering bertransaksi di rumahnya di Jorong Jambak, Kecamatan IV Koto. Saat digerebek tersangka sendirian di rumahnya dan barangbukti berhasil ditemukan di sejumlah ruangan,” terang Arly.

Di dapur rumah, narkotika golongan I jenis ganja ini ditemukan dalam ember merah sebanyak 16 paket besar yang dibungkus dalam lakban masing-masingnya seberat satu kilogram.

Juga ditemukan sembilan paket dalam karung warna putih dan sembilan paket lainnya secara terpisah.

Selain di dapur, polisi juga menyita satu paket sedang dan satu paket kecil yang disimpan di balik seng di ruangan tengah. Satu paket kecil juga ditemukan di dalam kamar tersangka.

“Karena itu ditetapkan tersangka sebagai pengguna dan pengedar. Dari hasil interogasi, dia mendapat barang haram ini dari inisial E yang berperan sebagai penyuruh untuk diedarkan ke lokasi tertentu. Dia ini yang masih kami dalami,” jelasnya lagi.

Arly menyebut penangkapan ini menunjukkan suatu modus baru dalam peredaran narkoba. Bandar dan pengedar yang saling tidak bertemu hanya dimonitor jarak jauh.

Baca juga :  Tiga Pencuri Asal Lubuk Linggau, Dibekuk Polisi di Sijunjung

“Kami berharap semoga saja jalur pemasarannya tidak di kawasan Bukittinggi ini, semoga hanya singgah saja. Kalau diedarkan di sini bahaya juga untuk anak-anak remaja. Dari pengakuan tersangka, memang rencananya diedarkan di wilayah Bukittinggi karena potensi kota wisata,” pungkas Kapolres.

Polisi juga menyebut ganja itu berasal dari kawasan Penyabungan, Sumatera Utara. Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 111 ayat 2 Undang-undang no 35 tahun 2008 tentang Narkotika. Ganja sebagai narkotika golongan I yang jumlahnya melebihi 1 kilogram akan dihukum paling singkat 6 tahun penjara dan paling lama 20 tahun.(HS/Oneal)

HaloSumbar.com merupakan media online asal Sumatra Barat yang menyuguhkan informasi update dan berimbang dengan tagline Lugas Menginspirasi. Dipublikasikan oleh PT. Halo Kreatif Mandiri

Copyright © 2018 PT. Halo Kreatif Mandiri.

To Top