by

Penertiban Aset PT KAI di Stasiun Bukittinggi Diwarnai Tangisan Histeris IRT

HaloSumbar.com – Tak kuasa melihat rumah yang sudah ditinggali bertahun-tahun, sejumlah ibu rumah tangga menangis histeris. Penertiban aset PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) di Stasiun Bukittinggi berlangsung dramatis, Senin (4/12).

Kendati diamankan oleh ratusan personil gabungan TNI dan Polri, penertiban aset PT KAI itu sempat dihalangi oleh penghuni rumah. Mereka bersitegang tidak mau digusur dan menuntut penuntasan ganti rugi. Tidak sedikit pula aparat yang dilontari sumpah serapah dan makian.

“Selesaikan dulu ganti rugi, baru kalian boleh membongkar. Ini rumah kami, kami yang membangun dan kami membayar sewa,” ucap salah satu warga.

Penertiban Aset PT KAI
Ibu rumah tangga tak kuasa menahan isak tangis menyaksikan rumahnya dibongkar aparat di kawasan Stasiun Bukittinggi, Senin (4/12). HaloSumbar.com/Uwan

“Dasar maling. Pemakan hak masyarakat. Mana perikemanusiaan kalian,” imbuh ibu-ibu lainnya.

Kendati demikian, dua unit alat berat yang dikerahkan untuk penertiban tetap beroperasi merobohkan puing bangunan yang berdiri di atas lahan PT KAI itu.

Saat ini masih berlangsung pembongkaran secara bertahap di sejumlah bangunan. Belum ada pihak yang berkepentingan yang dapat dimintai keterangan terkait penertiban ini. Namun diestimasi jumlah penghuni yang akan terdampak penertiban ini mencapai 204 kepala keluarga (kk). Dikabarkan, penertiban akan berlangsung selama dua hari ke depan. (HS/UP)

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Comments

0 comments

News Feed