by

Pembunuhan Pedagang Kain di Solok Selatan, Dendam Kesumat Seorang Sopir

HaloSumbar.com,– Melalui penyelidikan panjang, misteri kematian Syafrianti (53), seorang pedagang kain di Solok Selatan (Solsel) akhirnya terjawab.

Dendam kesumat seorang sopir, berakhir dengan pembunuhan atas wanita malang itu.

Pelaku pembunuhan kasus penemuan mayat yang sempat menggegerkan warga Jorong Ampalu Nagari Alam Pauah Duo, Kamis (7/12/2017) lalu itu, telah berhasil ditangkap Satreskrim Polres Solsel, dengan menyerahkan diri langsung ke Mapolres Solsel.

Informasi yang dirangkum, pelaku berinisial PR (42), warga Jorong Sungai Landeh, Nagari Lubuk Gadang Timur, Sangir. Pelaku sendiri merupakan seorang sopir travel dan kenal korban sudah lama.

Kapolres Solsel AKBP Mochamad Nurdin menyebutkan tersangka sendiri menyerahkan diri karena merasa terdesak setelah ruang gerak pelariannya semakin sempit.

Berdasarkan pengakuan tersangka, ia sempat kabur ke Solok tempat keluarga besarnya, lalu lari lagi ke Padang, hingga ia kabur juga ke Pekanbaru.

“Kita selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian Kabupaten/Kota lainnya, merasa tak ada tempat pelarian lagi, akhirnya tersangka ini menyerahkan diri kepada polisi, Rabu (27/12/2017) lalu,” katanya didampingi Waka Polres Solsel Kompol Warman dan jajaran Satreskrim Polres Solsel.

Peristiwa pembunuhan sendiri lanjut Kapolres, dipicu karena dendam dan sakit hati. Dari pengakuannya, tersangka tersinggung atas perkataan korban (Syafrianti, red) usai gagal membeli mobil.

Tidak terima dicemooh, akhirnya PR nekat menghabisi nyawa korban yang akrab disapa Uniang itu. Korban sendiri dibunuh dalam mobil rentalnya dengan cara dicekik menggunakan tali gas.

Kronologisnya bermula dari korban yang diajak pergi berbarengan ke Muaralabuh pada, Kamis waktu kejadian.

Sesampainya di simpang Wonorejo, kebun teh Mitra Kerinci, Sungai Barameh nagari Lubuk Gadang Selatan, tersangka berhenti dengan alasan ingin buang air kecil.

Pada saat berada di luar mobil, tersangka membuka pintu belakang bagian kiri dengan alasan supaya tak terlihat oleh korban ketika hendak buang air. Saat itulah, tersangka langsung menjerat korban dari belakang menggunakan tali gas hingga tewas.

“Kemudian tersangka langsung melanjutkan perjalanan dan membuang mayat korban di Jorong Ampalu, tepatnya di pinggir sungai Pulakek,” ujarnya.

Berita Terkait : Mayat Perempuan Ditemukan di Solsel, Ternyata Asal Padang Pariaman

Tersangka mengaku melakukan pembunuhan itu sendiri. Namun, apakah benar sendiri atau ada keterlibatan pihak lain, saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Solsel.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 340 jo pasal 338 KUHP dengan ancaman kurungan seumur hidup.(HS/BI)

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Comments

0 comments

News Feed