by

Nagari Sadar Jaminan Sosial, Ditabuh di Baso

HaloSumbar com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BJPS) Ketenagakerjaan
memperkenalkan secara resmi program Nagari Sadar Jaminan Sosial di
Kabupaten Agam.

Agam, sebagai salah satu kabupaten yang umumnya telah mendaftarkan pegawai non ASN sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Acara tersebut ditabuh di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Baso, Senin (30/10).

Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Adityawarman menjelaskan, peluncuran acara serupa sebelumnya telah dilaksanakan di beberapa wilayah di Indonesia.

Sejak pertama kali diluncurkan pada Agustus 2017 lalu, ditargetkan 276 ‘Desa Sadar Jaminan Sosial’ dibentuk hingga akhir 2017.

Untuk wilayah Sumatra Barat sendiri, ditargetkan dibentuk 25 ‘Nagari Sadar Jaminan Sosial‘.

Aditya menyebutkan, ‘Program Desa Sadar Jaminan Sosial’ sendiri merupakan inovasi dari BPJS Ketenagakerjaan untuk menggandeng aparat desa untuk mengampanyekan fungsi jaminan sosial.

Setelah dibentuk ‘Nagari Sadar
Jaminan Sosial’, maka setiap Wali Nagari atau perangkat nagari lainnya
memiliki tanggung jawab.

Untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat pekerja di desa agar lebih memahami manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu, Aditya menambahkan, desa sadar jaminan sosial ketenagakerjaan
dilaksanakan karena mayoritas dari 150 juta pekerja Indonesia berdomisili
di desa.

Program ini juga lebih difokuskan pada sektor pedesaan lantaran 60
BPJS persen penduduk Indonesia merupakan warga desa.

BPJS Ketenagakerjaan mencatat, risiko masyarakat desa terhadap kecelakaan kerja di sektor industri lebih tinggi dibanding masyarakat kota.

Di sisi lain, Adityawarman menyebut keberadaan dana desa yang dialokasikan
oleh pemerintah pusat ternyata bisa disinergikan dengan BPJS Ketenagarkerjaan.

Alasannya, 20 persen dari dana desa memang ditujukan untuk pemberdayaan masyarakat desa, termasuk pembayaran upah bagi warga desa yang diberdayakan.

BPJS Ketenagakerjaan memang sedang gencar mengampenyekan kepemilikan perlindungan ketenagakerjaan bagi perangkat desa, termasuk warga desa yang bergerak di sektor informal dari dana desa.

Dikatakannya, pada prinsipnya pihaknya ingin mengingatkan kepada masyarakat
desa bahwa semua pihak berhak mendapatkan perlindungan sosial.

Selama ini, lanjutnya, masyarakat terlanjur fokus pada satu jenis jaminan sosial yakni kesehatan. Masih banyak yang belum menyadari pentingnya jaminan ketenagakerjaan yang menyangkut perlindungan hari tua.

“Kalau memang dana desa ini dianggap bermanfaat, bergabunglah dengan kami
dan diyakini program ini murah sekali dan memberikan rasa aman bagi warga
desa,” jelas Aditya.

Bupati Agam, yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian, Isman Imran
menyambut baik dan mendukung penuh implementasi jaminan sosial
ketenagakerjaan di wilayahnya.

BPJS Ketenagakerjaan
Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Adityawarman menyerahkan simbol peresmian Nagari Sadar Jaminan Sosial kepada Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setkab Agam, Isman Imran.

Menurutnya, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja sangat penting, karena menganut prinsip gotong royong. Isman Imran berharap, seluruh masyarakat pekerja di perdesaan dapat dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan.

“Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan harus diberikan kepada seluruh pekerja di desa baik yang bergerak di sektor formal seperti perangkat desa atau informal seperti petani, pedagang, dan pekerja lepas,” katanya.

Dalam kesempatan ini BPJS Ketenagakerjaan juga ikut menyerahkan bantuan empat unit hand traktor untuk kebutuhan pertanian di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Baso yang langsung diserahkan kepada Wali Nagari Koto Tinggi.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbar Riau, Budiono,
menyebutkan sosialisasi dan edukasi terkait pentingnya jaminan sosial
kepada masyarakat desa sangat penting, khususnya di pedesaan.

“Dengan masyarakat yang sadar akan pentingnya jaminan sosial
ketenagakerjaan, perlindungan yang menyeluruh dan kesejahteraan masyarakat pekerja di desa dapat terwujud,” katanya. (HS/Adv)

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Comments

0 comments

News Feed