in

LoveLove

LPHN Pakan Rabaa Raih Wana Lestari 2018, KKI Warsi : Buah Manis Pengelolaan Hutan

HaloSumbar.com – Baru-baru ini Lembaga Pengelola Hutan Nagari (LPHN) Pakan Rabaa, Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat menyabet penghargaan Wana Lestari 2018 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Komunitas Konservasi Indonesia Warsi (KKI Warsi) klaim penghargaan tersebut merupakan buah manis pengelolaan hutan yang dikelola masyarakat.

LPHN Pakan Rabaa meraih juara pertama Wana Lestari 2018 untuk kategori Pengelola Hak Pengelolaan Hutan Desa (HPHD). LPHN Pakan Rabaa dinilai memiliki kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dan hutan.

Penghargaan tertinggi untuk pelestari lingkungan hidup dan kehutanan tersebut diserahkan oleh Menteri LHK yang diwakili oleh Pelaksana Harian Sekretaris Jenderal KLHK, Ilyas Assaad di Manggala Wanabakti, Kamis (16/8) bulan lalu.

“Penghargaan tersebut tidak terlepas dari perjuangan LPHN Pakan Rabaa dalam menjaga hutan mereka tetap aman dari ancaman,” kata Program Manejer KKI Warsi, Rainal Daus, Kamis (6/9) di Padang.

Diterangkan Rainal, sejak tahun 2011-2014 Nagari Pakan Rabaa mengalami dua kali banjir bandang. Sementara, lanjut Rainal, masyarakat sekitar hutan merasa tidak pernah melakukan perusakan hutan.

“Bisa dikatakan mereka trauma dengan bencana tersebut, sehingga masyarakat bersama Warsi mencoba mendapatkan akses untuk pengelolaan hutan, agar aman dari ancaman perusakan,” terangnya.

LPHN Pakan Rabaa mendapatkan akses pengelolaan hutan berdasarkan Surat Keputusan Menhut No. 853/Menhut-II/2013. Adapun luas kawasan hutannya mencapai 4260 Ha. Menurut Rainal, akses pengelolaan hutan di Nagari Pakan Rabaa merupakan inisiatif masyarakat. Sehingga, katanya lagi, pengelolaan Hutan Nagari benar-benar berbasis masyarakat.

“Mulai dari penyusunan rencana kerja, melakukan diskusi rutin, pemecahan masalah dari persoalan mereka hingga pengambilan keputusan mereka lakukan atas kesadaran bersama,” imbuhnya.

Penghargaan yang diberikan kepada LPHN Pakan Rabaa, menurut Rainal adalah salah satu bukti bahwa perjuangan mereka menjaga hutan berbuah manis. Wana Lestari 2018 merupakan simbol pengakuan banyak pihak atas pengelolaan hutan yang ideal.

“Kami berharap LPHN Pakan Rabaa dapat menjaga pengakuan tersebut. Pasca pemberian penghargaan ini semoga menambah motivasi, terpenting sekali menjadi tali yang mempererat hubungan semua anggota lembaga,” pungkas Rainal.(HS/Depitriadi)

What do you think?

198 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Lereng Tunaikan Qurban Empat Ekor Sapi Gemuk

Pantai Sago Salido jadi Gelanggang Livestock Expo dan Kontes Ternak 2018