Sport

Liga 3 PSSI Seperti Lirik Lagu Syahrini, Gasliko dan Aroma Taram Seolah Dibenturkan

HaloSumbar.Com– Liga 3 PSSI seperti lirik lagu Syahrini: maju mundur-maju mundur cantik. Gasliko  dan Aroma Taram seolah dibenturkan. Publik pun bertanya, ini kompetisi sepakbola atau panggung sandiwara?

Gasliko FC dan PS Aroma Taram adalah dua kesebelasan dari Kabupaten Limapuluh Kota. Keduanya sama-sama lolos dalam babak penyisihan dan sama-sama melaju ke babak 8 besar Liga 3 PSSI Sumbar.

Di babak 8 besar, Gasliko  dan Aroma Taram berada di Grup E.  Satu grup dengan PSKPS Pasaman dan Batang Anai FC.  Babak 8 besar tersebut sudah selesai digelar.

Dari hasil pertandingan, Batang Anai FC, Gasliko dan Aroma Taram, sama-sama mengantongi 6 poin. Mengacu kepada Regulasi Liga 3 PSSI 2017, apabila 2 atau lebih tim memiliki poin sama, penentuan peringkat berdasarkan head to head.

Rupanya, hasil head to head antara ketiga kesebelasan ini juga sama. Rinciannya,  Aroma 0 vs 1 Batang Anai,  Gasliko 2 vs 1 Batang Anai,  dan Gasliko 1 vs 2 Aroma.

Lantaran nilai head to head sama, untuk penentuan peringkat berikutnya, sesuai Regulasi Liga 3 PSSI dilihat dari selisih gol. Dari sini dipastikan, Batang Anai FC berada di posisi puncak.

Liga 3 PSSI

Gasliko FC Limapuluh Kota di Liga 3 PSSI 2017.

Sebab, Batang Anai  7 kali memasukkan gol selama babak 8 besar dan hanya 4 kali kemasukan.  Sementara Gasliko dan Aroma sama-sama 5 kali memasukkan gol dan sama-sama 3 kali kemasukan.

Artinya, belum ada tim yang berada di posisi runner-up. Dalam konteks ini, masih mengacu kepada regulasi Liga 3 PSSI, harus dilakukan undian. Sayang,  hal itu diduga tidak dilaksanakan Asprov PSSI Sumbar.

“Bahkan, pada  Minggu  (6/8/2017), selepas pertandingan antara PSP dan GAS di Padang, Asprov memutuskan secara sepihak, yang lulus di Grup E adalah Batang Anai dan Aroma Taram. Padahal sebelumnya, orang Asprov menelpon akan undang tim yang nilainya sama ke Padang pada Senin (7/8/2017),” kata Jhonny Sandadinata, pelatih Gasliko.

Jhonny yang bergelar Datuak Rajo Mangkuto bersama anak asuhnya, merasa tidak enak dengan putusan sepihak. Mantan pemain Gasliko era mambangkik batang tarandam atau saat Gasliko Juara Sumbar Divisi 3 atau Liga Nusantara  Tahun 2003 itu kemudian mengonfirmasi kepada pihak Asprov.

Baca juga :  Nabil FC Riau Juara Turnamen Sepakbola di Sumbar

Jhonny bersama timnya juga sempat terkaget -kaget manakala pada Senin siang (7/8/2017) tersiar berita surat kabar bahwa  tim dari Grup E yang lolos ke semifinal adalah Batang Anai FC dan Aroma Taram. Meski demikian, Jhonny tetap berusaha agar regulasi ditegakkan.

Setitik asa akhirnya menghampiri Gasliko pada Senin sore.  Menyusul diterimanya Berita  Acara Rapat Teknis Panitia Liga 3 PSSI Provinsi Sumatera Barat tahun 2017. Dalam berita acara itu ditegaskan kembali Regulasi Liga 3 PSSI Tahun 2017 pasal 20 ayat 5.

Dimana dalam poin b ditegaskan, apabila 2 atau lebih tim memiliki jumlah nilai sama, maka penentuan peringkat ditentukan sebagai berikut: (1) Pertemuan kedua klub, (2) Selisih Gol, (3) Jumlah Gol Memasukkan, dan (4) Undian.

Kemudian, dalam berita acara rapat teknis yang diteken Yulius Dede selaku Ketua Panitia Kompetisi PSSI Sumbar  ditegaskan, untuk Grup D Liga 3 PSSI Sumbar juara grup adalah PSP Padang dan runner-up  Pes-Pessel. Sedangkan juara Grup F adalah Batang Anai FC dan runner-up ditentukan dengan undian antara Aroma Taram dan Gasliko.

Berita acara ini membuat kubu Gasliko senang. “Alhamdulillah, ” kata Jhonny Sandadinata pada Senin malam.  Akan tetapi, Selasa siang (8/8/2017), Jhonny kembali terkejut karena dia melihat ada surat dari Panitia Kompetisi PSSI yang ditujukan kepada PS Aroma Taram.

Dimana dalam surat itu disampaikan bahwa berdasarkan nota telepon Direktur Kompetisi PSSI Jakarta pukul 21.05 WIB pada tanggal 7 Agutus 2015 tentang hasil pertandingan Kompetisi PSSI Liga 3 Grup E lapangan Singa Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, hasil rapat panitia teknis direvisi.  Juara Grup E adalah Batang Anai dan runner-up Aroma Taram.

Surat revisi hasil rapat teknis ini membuat Liga 3 PSSI Sumbar benar-benar  bagaikan lirik lagu Syahrini. Terjadi maju-mundur panitia dalam menentukan siapa yang menjadi runner-up babak 8 besar Grup E.

Baca juga :  Kuda Bukittinggi Rajai Indonesia Derby 2017

Atas kondisi ini, Gasliko FC Limapuluh Kota menyampaikan pernyataan sikap kepada wartawan Selasa malam (8/8/2017). “Pada intinya, kami dari pengurus Gasliko hanya meminta kepada Asprov untuk memutuskan tim yang masuk semiginal berdasarkan aturan atau regulasi yang ado. Karena poin Gasliko dan Aroma Taram sama, ” kata Jhonny.

Dia menyebut,  Gasliko akan menerima keputusan yang diberikan Asprov apabila sudah melewati jalurnya. Yaitu berdasarkan regulasi pasal 20 ayat 5. Dan berdasarkan pasal tersebut ada beberapa poin yang akan di lalui untuk menentukan hasil tim yang lolos.

“Poin a. Head to head. Setelah itu poin b. Selisih gol.  Kemudian  poin c. Jumlah gol memasukkan dan terakhir poin d. Undian. Jadi setelah selesai poin a, poin b dan poin c kita harus nya menuju poin d. Jangan sampai Asprov kembali ke poin a yaitu heat to heat. Karena poin a. heat to heat sudah selesai,” kata Jhonny.

Gasliko berkali-kali menegaskan, hanya ingin Liga 3 berjalan lebih fair dan profesional. “Apapun hasilnya, kedua tim yg akan di undi adalah berasal dari 50 kota. Kita hanya menginginkan yang terbaik buat sepakbola Sumbar pada umumnya dan sepak bola 50 kota pada khususnya,” ulas Jhonny. (HS-UP)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HaloSumbar.com merupakan media online asal Sumatra Barat yang menyuguhkan informasi update dan berimbang dengan tagline Lugas Menginspirasi. Dipublikasikan oleh PT. Halo Kreatif Mandiri

Copyright © 2018 PT. Halo Kreatif Mandiri.

To Top