by

Kebelet Nikah, Disdikbud Agam : Merenggut Hak Pendidikan dan Potensi Anak

HaloSumbar.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaaan Kabupaten Agam, Isra, sangat prihatin terkait adanya pernikahan sepasang anak baru gede (ABG) berusia 13 dan 14 tahun di Desa Tungkap, Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Pernikahan anak merenggut hak atas pendidikan dan pemenuhan potensi anak. Semakin rendah pendidikan yang dienyam, maka makin rentan pula kemungkinan anak untuk menikah dini,” ungkap Isra saat ditemui HaloSumbar.com, Senin (16/7).

Menjadi orangtua, lanjutnya lagi, selain tuntutan kematangan fisik, juga perlu kematangan psikologis. Di usia mereka yang masih tergolong anak, hasrat bermainnya masih tinggi, kesadaran memikul tanggung jawab pun masih rendah.

“Untuk itu, pergunakan masa sekolah untuk menyelesaikan pendidikan,” tambahnya.

Isra mencontohkan, kalau pun anak di bawah umur mendapat restu untuk menikah, dan bisa menunda kehamilan, tetap saja akan merampas hak pendidikan anak. Terlebih bagi anak perempuan.

“Sebagai seorang istri tentu harus mengurus suami. Karena usia belum matang di situlah perselisihan terjadi. Bisa jadi pemicu cerai,” ujarnya lagi.

Ditambahkannya, perkawinan usia dini tersebut kebanyakan terjadi karena terpaksa. Jika bercerai, yang menjadi korban adalah perempuan, karena status janda punya stigma buruk. Untuk itu faktor pendidikan menjadi sangat penting untuk mencegah hal itu terjadi.

“Pendidikan tidak hanya yang formal, pendidikan informal pun dibutuhkan. Contoh seorang mamak yang mangajarkan arti pernikahan kepada kemenakan,” tukuknya.

Kemudian, tukas Isra, pendidikan agama dan adat harus lebih ditingkatkan. Falsafat adat alam Minangkabau bisa dijadikan pedoman bagi generasi muda.

“Sebenarnya, babini itu adalah manambah baban. Jadi bukannya mudah untuk memutuskan menikah itu, ada konsekuensi yang harus ditanggung,” tutupnya. (HS/Depit).

Leave your vote

1 point
Upvote Downvote

Comments

0 comments

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed