in

Ingin Anjing Peburu Anda Berekor Lurus? Ini Jagonya

HaloSumbar.com – Bagi pecinta buru babi, penampilan anjing atau jagoan gelanggangnya tentu harus menarik dan terlihat jantan. Tak jarang, hewan pacuan pencari babi liar ini dibuat sedemikian menarik oleh tuannya.

Bahkan, pada umumnya anjing peburu ini diberi merek dan ukiran tinta spidol yang mudah dikenal dan diingat dibagian tubuhnya. Mulai dari angka, hingga ukiran yang tujuannya untuk mendapatkan perhatian peburu lain.

Dari sekian cara menarik dilakukan oleh kalangan pemburu untuk menghias anjing-anjingnya, fenomena meluruskan ekor anjing yang berkelok-kelok merupakan hal paling menarik untuk dibahas.

Sebab, hal ini dilakukan dengan cara menyayat ekor anjing dengan silet dan tidak dilakukan oleh seorang dokter hewan, melainkan kepandaian otodidak dari si pemburu itu sendiri.

Mayoritas peburu selalu meluruskan ekor-ekor anjing yang berkelok. Ya, menurut para pecinta anjing paburuan ini, ekor lurus kebawah membuat anjing lebih berwibawa dan lebih gagah.

Namun, tak banyak juga yang betul-betul ahli dalam menyayat ekor anjing ini. Sebab, untuk melakoni profesi sampingan peburu ini diperlukan ketelitian yang penuh kehati-hatian.

Husnul Jawari (33), seorang pemuda peburu babi di Salayo dikenal sebagai. spesialis pelurus ekor anjing. Bermodal silet untuk menyayat, kopi atau balsem sebagai obat pengering darah, Husnul dapat meluruskan ekor si Wowow yang berkelok.

Menurutnya, tidaklah rumit “mengoperasi” ekor anjing dengan cara manual itu. Hanya saja, sebelum di sayat, terlebih dulu anjing dibaringkan pada dahan kayu bercabang. Hal ini dilakukan agar dia dan tuan pemilik anjing mudah dalam melakoni aksinya.

Badan anjing diselipkan ke dalam kayu bercabang dua seperti ketapel. Lantas, ke empat kakinya di pegang saja dengan tangan, mulutnya juga di sempal pakai kain dan dipegangi tangan.

“Kalau tidak begitu, kita bisa kena gigit. Lagian, rontakan anjing ini cukup kuat. Kalau sudah begitu, anjing sudah tak bisa melawan. Kita bisa leluasa mengoperasinya,” kata Ayi begitu panggilan akrab Husnul Jawari, pekan lalu.

Setelah itu lanjut Ari, dia mulai meraba ekor anjing untuk mencari dimana letak urat ekor yang berkelok. Jika sudah bertemu, Ari langsung merobeknya dengan silet. Serta, menarik urat-urat berkelok di ekor anjing.

“Kerja sederhana, mencabut urat saja. Setelah selesai, ekornya dijamin lurus,” beber Ayi.

Mengantisipasi pendarahan anjing usai disayat, usai dioperasi, dia langsung mengoleskan kopi ataupun balsem pada bekas luka sayatan itu. “Darah ekor ini sedikit. Paling lama, setengah jam, ekornya sudah kering.

Untuk menstabilkan kondisi anjing, paling lamanya cuma 1 hari,” sebut Ari yang sudah melakoni kepandaian itu sejak 13 tahun silam.

Lebih lanjut Ari mengatakan, kemampuannya mengoperasi anjing ini berawal dari pengalamannya melihat kawan sepeburuan. Sebab, kepandaian ini memang sudah banyak diketahui oleh para pecinta buru babi.

Dari situ, Ari terus memperhatikan dan mulai mempraktekkan.”Kalau awalnya, tentu anjing saya jadi percobaan,” imbuhnya.

Hingga hari ini, Ari kerap mendapat “pasien” bedah ekor anjing dari berbagai Daerah. Seperti dari Sungailasi, Gunungtalang, Cupak, Kotobaru dan beberapa Daerah lain di Kabupaten Solok.

Bahkan, dari Padangpanjangpun datang ke tempat Ari. Perihal bayaran untuk sekali, Ari mengaku, tidak pernah mematok anggaran.

“Paling basa-basi berteman saja. Tidak ada hargalah pokoknya,” tutur Ari. (RS/IS)

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Mengenal Rozalinda, Qoriah Tuna Netra Berprestasi Nasional Asal Kabupaten Solok

Tarif Dasar Listrik Naik, Warga Palupuah Justru Nimati Listrik Murah, kok Bisa?