by

Kisah Tegar dan Kegetiran Hati Seorang Ibu

HaloSumbar.com – Deraan persoalan ekonomi dan kegelisahan tak bisa menghidupi sang anak, seringkali menutup mata hati orang tua sehingga menjadi tega meninggalkan dan membuang bayinya.

Sebagaimana, peristiwa penitipan bayi Tegar di Rumah Sakit Achmad Mukhtar (RSAM) Bukittinggi, Kamis (1/3/2018) lalu, yang bahkan telah viral di beranda media sosial (medsos).

Kisah Tegar dan kegetiran hati seorang ibu bernama Leni Marlina, satu di antara ribuan kisah keterpaksaan meninggalkan bayi yang pernah ada sebelumnya.

Lagi-lagi faktor ekonomi yang menjadi momok penyebab penitipan bayi yang baru berusia 2,5 bulan itu.

Tegar Saputra Harahap dititip dan ditinggalkan Leni sang ibu kandung kepada salah seorang pasien RSAM, Elsa Madona bersama suaminya, Muhammad Erwin, Kamis lalu.

Yang kemudian, kisah penitipannya itu menjadi viral pasca di posting di media sosial Facebook, di halaman grup Kaba Bukittinggi oleh Muhammad Erwin.

Terkait : Pasca Dititipkan Bayi di RSAM Bukittinggi, Curhatan Pasutri Asal Kamang Ini Viral

Setelah menjadi bahan perbincangan, akhirnya hati sang ibu tergerak kembali ingin mengambil bayinya itu (Tegar, red), kemarin (3/3/2018) di RSAM, Bukittinggi.

Sang ibu yang diketahui merupakan warga Palupuah, Kabupaten Agam itu tersadar dan datang bersama kakak perempuan dari Tegar.

Di sana diketahui, sebagaimana yang dibeberkan oleh Kasubag Humas dan Hukum, RSAM Bukittinggi, Mursalman Chaniago bahwa Leni terpaksa meninggalkan Tegar lantaran khawatir tak sanggup membesarkannya akibat terjerat kemiskinan.

“Pihak rumah sakit mempertemukan Leni dengan bayinya dan ia pun dapat menyusui buah hati yang ditinggalkannya selama dua hari tersebut,” ujar Mursalman.

Namun sayang terang Mursalman, keinginan Leni untuk membawa anaknya pulang terganjal karena pihak RSAM telah lebih dulu melaporkan kejadian penitipan bayinya tersebut ke pihak kepolisian.

“Leni terpaksa berurusan dulu dengan polisi. Setelah Leni bertemu dengan bayinya, ia kemudian dibawa oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan karena kasus ini sudah kita laporkan kepihak yang berwenang,” jelasnya.

Tegar Saputra Harahap
Tegar Saputra Harahap
Saat ini bayi Tegar masih dalam pengawasan dan perawatan pihak rumah sakit secara intensif.

Disamping itu, Leni sengaja menitipkan bayinya ke pasien berobat di rumah sakit agar orang yang memegang anaknya itu membawa bayinya pulang bukan dititipkan di rumah sakit.

Terkait : Tegar Saputra Harahap Dititipkan Ibu Kandungnya ke Pengunjung RSAM dan Tak Pernah Kembali

“Dan kertas kecil dengan tulisan nama bayi Tegar Saputra Harahap yang lahir 17 Desember 2017 di Tapus, Pasaman Timur bermakna dimana alamat itu menunjukkan kampung halaman sang ayah bayi itu, ” ungkapnya.(HS/Oneal)

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Comments

0 comments

News Feed