Daerah

Di Solsel Belum Ada Bacaleg yang Mendaftarkan Diri ke KPU

HaloSumbar.com – Di Solok Selatan (Solsel) pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok Selatan (Solsel) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten setempat masih nihil. Belum adanya bacaleg yang mendaftar ditenggarai kemungkinan disibukannya dengan pengurusan dokumen persyaratan pencalonan.

“Sampai saat ini belum satupun partai politik (Parpol) yang mendaftarkan bacalegnya ke KPU. Barangkali mereka masih disibukan dengan kepengurusan persyaratannya,”ujar Ketua KPU Solsel, Nila Puspita, Kamis (5/7).

Nila menerangkan, pengajuan atau pendaftaran bacaleg dilaksanakan selama 14 hari yaitu 4-17 Juli, dimana pada tiga belas hari pertama dilakukan dari pukul 08.00 wib -16.00 wib. Sedangkan di hari terakhir dari pukul 08.00 wib hingha pukul 24.00 wib.

Dikatakan Nila, biasanya Parpol mendaftarkan bacalegnya di akhir-akhir waktu. Ini tentun, lanjut Nila, bakal menjadi masalah bila ada persyaratan yang masih kurang.

“Berkaca dari sebelumnya, parpol mendaftarkan bacalegnya di akhir waktu pendaftaran, sesuai pengumuman kita membuka waktu pengajuan bacaleg selaman14 hari terhitung sejak 4 Juli,” terangnya.

Ditambahkan Nila, sejauh ini untuk kesiapan KPU Solsel mencegah lolosnya bacaleg mantan narapida seperti eks koruptor, bandar narkoba dan kejahatan seksual terhadap anak, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Intel Polres.

“Terkait mantan narapidana dan eks koruptor, kami terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” katanya.

Diterangkannya, pencalonan bacaleg saat ini perlu ada pengisian formulir B3 dari PKPU nomor 20 tentang fakta integritas dari partai politik. Artinya, nama-nama yang disebutkan dalam pencalonan disebutkan tidak pernah tersangkut pidana korupsi, narkoba dan kejahatan seksual terhadap anak.

“Fakta integritas ini ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris parpol terkait. Jika nantinya ada fakta yang diketahui ada bacaleg yang diajukan partai itu terlibat hal demikian pasca sudah dicalonkan, maka sanksinya adalah pembatalan calonnya,” terang Nila.

Baca juga :  Mantan Sekcam Lubuk Basung Ditemukan Tak Bernyawa di Bandar

Sementara itu, untuk sistem penghitungan suara nantinya, akan menggunakan aplikasi metode sain league. Pada aplikasi ini sejatinya sama dengan penghitungan suara sebelumnya. Aplikasi tersebut akan memperlihatkan siapa yang mengisi urutan suara terbanyak satu dan seterusnya berdasarkan jumlah kursi perdapil.

“Hanya  suara-suara sah untuk masing-masing partai yang akan dihitung. Untuk penghitungan suara Ini masih perlu menunggu PKPU untuk mengatur lebih lanjut,” jelasnya lagi.

Sebelum dimasukkan dokumen bacaleg ke KPU, lanjut Nila, setiap partai harus menginput data pada aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) ini terlebih dahulu. Dimama data yang ada di Silon harus sama dengan copy data yang dihadapkan pada KPU.

“Parpol diwajibkan memasukan data pengajuan bacaleg dan mengunggah dokumen persyaratan pengajuan bacaleg ke dalam Silon,” pungkasnya. (HS/IS)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

HaloSumbar.com merupakan media online asal Sumatra Barat yang menyuguhkan informasi update dan berimbang dengan tagline Lugas Menginspirasi. Dipublikasikan oleh PT. Halo Kreatif Mandiri

Copyright © 2018 PT. Halo Kreatif Mandiri.

To Top