Kesehatan

Alat Pemeriksa Kesehatan RSUP M Djamil Padang Rusak, Pasien Disuruh Pulang

HaloSumbar.com – Dengan alasan alat pemeriksa kesehatan RSUP M Djamil Padang rusak, pasien disuruh pulang. Hal itu dikeluhkan keluarga Jeki Lesmana Putra (28), warga Garagahan, Kabupaten Agam yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

“Saya juga kaget, pak. Kok baru datang dan baru dapat obat sekali, suami saya disuruh pulang,” kata Warpina Rahayu (25) di Padang, Rabu (18/10).

Istri dari pasien yang mengalami sakit perut membengkak itu menceritakan, suaminya sampai di RSUP M Djamil Padang sebelum shalat shubuh hari Selasa (17/10). Pihak keluarga membawa Jeki tanpa ambulance dari Kabupaten Agam yang berjarak hampir 100 Km.

“Kondisi suami saya sudah sangat lemah. Dia juga sudah dirujuk sejak dua pekan lalu dari RSUD Lubuk Basung,” katanya.

Lantas sampai di IGD M Djamil, lanjut Ayu, pihak Rumah Sakit langsung menerima pasien. Dengan catatan, setelah hasil diagnosa keluar dan suaminya dinyatakan dirawat, mesti ditanggung BPJS Kesehatan. Akhirnya, Jeki dirawat di ruang bedah.

Setelah diberikan obat dan pemeriksaan, terang Ayu, pihaknya didatangi dokter RSUP M Djamil yang menangani pasien. Kepada Ayu, dokter itu menyampaikan, untuk pemeriksaan suaminya, harus dilakukan CT Scan.

Sebab, ada benjolan di perut tersebut. Sedangkan alat tersebut dalam kondisi rusak, sehingga tidak bisa digunakan untuk kebutuhan pemeriksaan.

Lalu, pihak RSUP ini menyuruhnya pulang bersama pasien tanpa memberikan rujukan kemana akan dilakukan pengobatan lebih lanjut. Padahal, kondisi suaminya masih sangat lemah.

“Saya sudah urus surat menyurat untuk pulang. Saya bingung jadinya, dirawat dirumah dengan apa. Ini baru dapat obat dari kemarin,” tuturnya.

Pihak keluarga mengaku, juga telah mendatangi bagian humas RSUP M Djamil. Namun, Humas berdalih, jika telah direkomendasikan dokter untuk pulang, pasien harus pulang.

Baca juga :  Dicurigai Difteri, Balita Asal Payakumbuh Dirujuk ke RSUP M Djamil Padang

“Humasnya bilang kemungkinan dua Minggu lagi datang, karena diprediksi alat tersebut masih dalam perbaikan. Kemungkinan dua pekan alat itu bisa beroperasi kembali,” jelasnya.

Alat Pemeriksa Kesehatan RSUP M Djamil Padang

Presiden Jokowi meninjau pelayanan dan kondisi RSUP M Djamil Padang beberapa waktu lalu. (dok RSUP M Djamil Padang)

Terhadap kejadian itu, Direktur Utama RSUP M Djamil Yusirwan mengakui, jika memang alat pemeriksa kesehatan (CT Scan) mengalami kerusakan mesin sejak dua pekan terakhir. Dimana, ada komponennya yang harus diperbaiki.

“Celakanya, komponen itu harus dipesan pula ke luar negeri. Sehingga, membutuhkan waktu cukup lama. Kami juga tengah menyiapkan pengumuman,” katanya saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.

Menurutnya, jika ada pasien yang membutuhkan pemeriksaan CT scan, pihak M Djamil akan memberikan rujukan pada pasien. Bahkan, jika pasien tidak sanggup, pasien diantar ke tempat rujukan dengan biaya ditanggung pihak RSUP M Djamil.

“Nanti saya telpon bidan penanganan, apa masalahnya,” kata Dirut yang tidak mau berkomentar soal pasien yang disuruh pulang oleh dokter setempat.

Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, Bambang Wibowo saat dihubungi wartawan mengatakan, jika dalam membuat suatu diagnosis sebelum dilakukan tindakan, pihak Rumah Sakit harusnya memastikan dulu pemeriksaan penunjang.

“Kalau tidak ada solusi, tentu rujuk ke RS lain. Prinsipnya, komunikasikan dengan baik dari pihak RS pada keluarga,” tegasnya. (HS/tim)

HaloSumbar.com merupakan media online asal Sumatra Barat yang menyuguhkan informasi update dan berimbang dengan tagline Lugas Menginspirasi. Dipublikasikan oleh PT. Halo Kreatif Mandiri

Copyright © 2018 PT. Halo Kreatif Mandiri.

To Top