Daerah

Akhiri Kisruh, KUD Bima Satu Gelar RAT, Buyung R Terpilih Secara Aklamsi

HaloSumbar.Com, – Untuk mengakhiri kisruh dualisme kepengurusan Koperasi Unit Desa (KUD) Bima Satu Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari (SBH), kelompok anggota koperasi itu menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT), di Hotel Pesona Alam Sangir, Minggu, (25/2). Dalam rapat tersebut secara aklamasi disepakati Buyung Randa kembali memimpin KUD itu hingga lima tahun ke depan.

Bupati Solok Selatan (Solsel) Muzni Zakaria didampingi Asisten II Setdakab Solsel, Epli Rahmat mengatakan, dengan digelarnya RAT oleh Koperasi Bima satu ini menjadi jawaban akhir dari semua permaslahan yang ada di koperasi. Pihaknya berharap hal itu menandai akhir dari kisruh kepengurusan yang sudah berlangsung sejak 2015 lalu itu.

“Berbagai langkah telah dilalui sebelumnya untuk memecahkan konflik yang terjadi di koperasi. Semoga, RAT ini merupakan solusi satu-satunya untuk menyelesaikan masalah yang sedang terjadi. Baik permasalahan secara hukum pidana maupun secara perdata,” katanya.

Selain itu lanjut Epli Rahmat, digelarnya RAT tersebut juga untuk memenuhi persyaratan merubah status Koperasi Bima satu yang tidak aktif menjadi aktif kembali pada Online Data Sistem (ODS) hingga ke Kementrian Koperasi dan UKM RI.

“Mudah-mudahan dengan hasil yang disepakati ini, Ketua terpilih (Buyung R, red) mampu membawa perubahan ke depan terutama untuk kesejahteraan masyarakat Abai khususnya anggota KUD sendiri. Untuk kepengurusan yang terpilih semoga menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Sementara, Ketua Koperasi Bima 1 terpilih, Buyung R mengatakan, RAT ini dihadiri lebih dari 2/3 anggota koperasi yang terdaftar. Seluruh ketentuan dan persyaratannya telah mengikuti aturan dan prosedur yang ada untuk bisanya dilaksanakan RAT.

“RAT ini dihadiri 430 orang anggota, dari total 533 anggota Koperasi Bima 1 Abai. Prosesinya berakhir dengan lancar dan aman, kendati, mendapatkan pengamanan ketat dari pihak Kepolisian. Ke depan mari kita fokus membangun kesejahteraan masyarakat lewat KUD ini,” ujarnya.

Baca juga :  Popularitas Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan Menjadi Perbincangan di Media Sosial

Buyung R mengimbau agar KUD Bima Satu ke depan terbebas dari segala konflik sebagaimana yang mendera selama ini. Dikatakan, dirinya akan berfikir lebih memajukan koperasi untuk lebih baik lagi, dengan mengembangkan berbagai inovasi jenis kegiatan yang ada di Koperasi Bima satu.

“Khusus untuk semua anggota koperasi, mari kita mulai dari awal lagi mengelola, membangun dan mengembangkan KUD ini. Selepas ini, kita lupakan segala persoalan yang lalu dan jangan ada dendam dan kebencian antara kita. Yang telah berlalu biarakan lah, kini saatnya kita bersama menatap kemajuan dan kesejahteraan bersama,” katanya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Solsel, Kompol Benu Alam mengapresiasi kegiatan RAT tersebut. Menurutnya, kegiatan berjalan dengan lancar, aman, tertib dan terkendali tanpa adanya kendala.

“Bagi pengurus baru yang terpilih untuk menjalankan jabatannya dengan amanah. Jika ada permasalahan untuk dapat di selesaikan secara musyawarah. Namun, jika tidak ada penyelesaiannya melalui musyawarah baru diselesaikan secara hukum yang berlaku,” katanya.

Dia mengatakan, pada RAT Koperasi Bima satu itu, Polres Solsel menerjunkan sekitar 50 personel untuk pengamanan. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi timbulnya permasalahan di lapangan. Dimana, saat ini Koperasi Bima satu masih dalam kondisi konflik antar dua kubu pengurus.

Sebelumnya, Koperasi Bima I ini mengalami konflik yang berkepanjangan antar dua pengurus. Hingga terjadi penyegelan kantor Koperasi Bima satu pada akhir 2015 silam.

Konflik kepengurusan ini berlangsung hingga ke penjarahan aset koperasi dan saling serobot hasil pemanenan sawit plasma Koperasi Bima satu tersebut.

Dualisme kepemimpinan itu adalah kepengurusan Buyung R cs (Pengurus sah sesuai putusan Makamah Agung) dengan kepengurusan Aswis cs (Pengurus yang ditunjuk berdasarkan SK Sekretaris Daerah).

Baca juga :  Kepala Jorong ini Sulap Mobil Pribadinya jadi Ambulans Gratis

Terakhir buntut dari persoalan ini, berakhir hingga pada putusan Makamah Agung dengan No: 319/TUN/2017 tertanggal 14 Agustus 2017. Dalam putusan itu mengabulkan seluruh gugatan para penggugat (pengurus sah Buyung R cs) dan membatalkan Surat Keputusan Sekretaris Daerah tertanggal 24 Agustus 2016.

Dengan demikian, ditambah dengan hasil RAT Koperasi Bima satu sendiri, Buyung R selama lima tahun ke depan kembali memimpin. Namun, seluruh persoalan hukum yang melanda pengurus yang tetapkan versi SK Sekretaris Daerah yang tengah ditangani Polres Solsel tetap berlanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.(HS/IS)

HaloSumbar.com merupakan media online asal Sumatra Barat yang menyuguhkan informasi update dan berimbang dengan tagline Lugas Menginspirasi. Dipublikasikan oleh PT. Halo Kreatif Mandiri

Copyright © 2018 PT. Halo Kreatif Mandiri.

To Top