by

Suger Fest 2018, Targetkan Kampung Halaman Menjadi Kampung Harapan

HaloSumbar.Com, — Kecamatan Sungai – Geringging yang berada di Kabupaten Padang Pariaman, provinsi Sumatera Barat terkenal dengan kegigihan masyarakatnya bertarung mencari peruntungan dirantau.

Tak sedikit yang sukses sehingga menginspirasi generasi muda untuk ikut merantau. Namun berjalannya waktu, ranah tercinta kecamatan Sungai – Geringging beberapa dekade terasa hampa.

Pemuda- pemudi yang diharapkan untuk membangun daerah mayoritas pergi merantau, sehingga kegiatan kreatif dan inovatif. Baik pergelaran seni maupun kegiatan pariwisata dan budaya di kampung halaman nyaris tak bergaung.

Hal demikian diungkapkan oleh Rudy Koto, ketua Himpunan Pemuda Pelajar Sungai – Geringging (HPPSG), saat memulai pembicaraan dengan halosumbar.com.

“Untuk itu, kita mencoba membangun kampung melalui kegiatan kreatif dan inovatif, dengan mengusung semangat kampung halaman menjadi kampung harapan, “katanya.

Ia menambahkan, “merantau bukan tidak baik, malahan sangat bagus untuk mengembangkan potensi diri serta menimba ilmu dan pengalaman. Namun, bukan berarti mengabaikan pembangunan kampung halaman.”

“Sisi demikian yang ingin kami garap bersama pemuda- pemudi tergabung di HPPSG, yakni mengembangkan kreatifitas pemuda melalui kegiatan positif yang nantinya bisa membawa dampak pada perekonomian masyarakat,” ulasnya.

Untuk memulai gerakan tersebut, Rudy Koto bersama HPPSG, pertengahan bulan Januari nan lalu memanfaatkan lahan bekas Puskesmas darurat peninggalan Australia saat bantuan gempa tahun 2009. Yang mulanya lokasi tersebut, difungsikan sebagai tempat sekolah, kemudian disulap menjadi rumah kreatif, yang dinamai rumah pelangi.

Di rumah pelangi berbagai kegiatan dihelat, seperti kegiatan sanggar seni, tempat belajar berorganisasi, yang dilengkapi perpustakaan, dan tempat musyawarah kepemudaan. Termasuk menjadi tempat lahirnya ide Suger Fest 2018.

“Suger Fest 2018 merupakan sebuah iven atau festival yang akan diselenggarakan pada bulan Juli mendatang, oleh segenap pemuda secara swadaya untuk mengangkat citra daerah, melalui kegiatan seni, budaya, pariwisata dan olah raga,” jelas Rudy Koto selaku penggerak kegiatan.

Dalam mewujudkan Suger Fest 2018 dibantu oleh tim kreator yang juga sudah malang- melintang di pentas nasional, yaitu Cinta Penelope, artis dangdut yang mempopulerkan lagu Keong Racun, kelahiran Jakarta, namun kampung halamannya di Simpang Malai, Sungai Geringging.

Selain Cinta Penelope, Suger Fest 2018 lahir dari ide kreatif Utara Putra, Ia adalah pembina HPPSG yang saat ini berkecimpung di dunia kreatif dibawah naungan PT. Kreatif Plus Indonesia, beralamat di Jakarta. Dan, Utara Putra juga dikenal sebagai produser film, dibawah bendera PH Plus Picture, Jakarta.

Adapun agenda dalam kegiatan yang digagas, Utara Putra, Cinta Penelope, dan Rudy Koto bersama HPPSG di Super Fest 2018 adalah, memperkenalkan keindahan alam Bukit Siriah (Mountain View) melalui “Go to Bukit Siriah.” Bentuk kegiatan Fun Run, yakni kompetisi lari santai yang bakal diberi hadiah.

Kemudian menyelenggarakan Sepak Bola Bupati Cup, yang mempertemukan kesebelasan ranah dan rantau, kurang lebih diselenggarakan selama 8 hari berturut- turut untuk memperebutkan piala bergengsi dari Bupati Padang Pariaman.

Dihari kesembilan, atau acara puncak akan diadakan festival budaya dan seni. Iven puncak ini mengaungkan aktifitas sanggar seni Salingka Nagari yang konsen dengan Gandang Tasa atau Tambua.

Selain itu, kata Rudy Koto di Suger Fest 2018 juga akan dihadiri oleh putra daerah Sungai – Geringging yang sedang ‘naik daun’ dan termasuk jajaran papan atas artis nasional, yaitu Jefri Nichol yang familiar dikenal sebagai aktor film Surat Cinta untuk Starla.

“Serangkaian kegiatan di Suger Fest 2018 bertujuan untuk membangun daerah, membangun kampung halaman menjadi kampung harapan, dan kami berusaha mengestafetkan kegiatan ini, untuk terwujud dan dilanjutkan tiap tahun menjadi Suger Fest ditahun berikutnya,” tutup Rudy.

Terkait kegiatan Suger Fest 2018, mendapat dukungan penuh dari ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, H. Faisal Arifin, ” kita mendukung kreasi dan inovasi pemuda- pemudi yang bisa mencitrakan potensi daerah, dan itu sudah dimulai dari sekarang. Jadi tidak ada alasan bagi pemerintah daerah untuk tidak mendukung,” ungkapnya. (HS/Fanalton Ripudet)