by

Reserved! 2.000 Kamar Hotel di Bukittinggi Penuh, Tarif Sewa Naik Dua Kali Lipat

HaloSumbar.com –  Libur Natal dan Tahun Baru dimanfaatkan para wisatawan berkunjung ke Kota Bukittinggi.

Selain akses lalulintas yang mulai terpantau padat, dilaporkan sedikitnya 2.000 kamar hotel di Bukittinggi penuh. Luarbiasanya, tarif sewa kamar hotel naik dua kali lipat.

Terkait : Terjebak Macet di Sumbar, Yuk Simak Tips Memilih Jalur Alternatif 

“Jumlah tersebut terdata mulai dari hotel berbintang hingga non bintang,” kata Ketua Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies (ASITA) Sumbar Ian Hanafiah, Selasa (26/12).

Ian juga memprediksi jumlah kunjungan meningkat dibanding tahun lalu. “Jumlah kunjungan kita belum bisa pastikan. Tapi, melihat kamar hotel penuh, kami indikasikan jumlah kunjungan meningkat dibandingkan tahun lalu,” tuturnya.

Hanya saja terang Ian, saat banjir pengunjung, tarif hotel ikut-ikutan melonjak drastis. Kenaikan tarif kamar hotel di Bukittinggi bisa mencapai 100 persen, bahkan hingga 200 persen.

“Secara logika dan kepantasan, Bukitinggi memang kurang baik. Kami hanya berusaha membuat program untuk tepat malam tahun baru, pengunjung dipindahkan ke kota Padang atau daerah lain,” jelas Ian.

Di sisi lain, soal objek wisata yang ramai dikunjungi juga kian menjamur di Sumatera Barat.

Selain pantai Padang, jam gadang di Bukittinggi, travel agen juga telah menyediakan paket wisata untuk perayaan pergantian tahun di beberapa titik lokasi lain.

Seperti Kawasan Wisata Mandeh yang berada di Kabupaten Pesisir Selatan.

Selanjutnya di Kelok Sembilan Kabupaten Limapuluh Kota, serta di  Nagari Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, yang dikenal dengan desa terindah di dunia.

“Banyak dari wisatawan mengaku penasaran dengan destinasi wisata yang tiga itu,” ujarnya. (HS/BI)